Introduce yourself to the world—show who you are, what you can do, and what you’ve accomplished. In this tutorial, you’ll learn how to easily create your own portfolio website.
A. Menyiapkan Domain dan Hosting
1. Mendapatkan domain
Pertama, domain website didaftarkan melalui DNET. Domain merupakan alamat yang digunakan untuk mengakses website.
2. Membuka Hesti DNET
Buka halaman Hesti DNET yang digunakan untuk mengelola layanan hosting.
Kemudian login menggunakan akun yang diberikan.
3. Membuka pengaturan hosting
Setelah berhasil login, masuk ke bagian layanan hosting/domain yang digunakan untuk website.
Di bagian ini biasanya terdapat beberapa pengaturan untuk mengelola website.
B. Menyiapkan WordPress
4. Mengunduh WordPress
Selanjutnya, download file WordPress dari situs resminya.
File WordPress biasanya berbentuk ZIP.
5. Mengekstrak file WordPress
Setelah file WordPress selesai diunduh, ekstrak file ZIP tersebut sehingga muncul folder wordpress beserta file-file di dalamnya.
6. Mengunggah file WordPress ke hosting
File WordPress kemudian diunggah ke hosting melalui File Manager atau fitur pengelolaan file yang tersedia pada panel hosting.
C. Menyiapkan Database
7. Membuat database
WordPress membutuhkan database untuk menyimpan berbagai data website.
Buat database baru melalui fitur database pada hosting/panel yang digunakan.
Biasanya kita akan mendapatkan:
- Database name
- Username
- Password
- Database host
8. Mengatur wp-config.php
WordPress mempunyai file konfigurasi bernama:
wp-config.php
File ini digunakan untuk menghubungkan WordPress dengan database yang sudah dibuat.
Informasi database kemudian dimasukkan ke konfigurasi WordPress.
D. Menginstal WordPress
9. Membuka alamat website
Setelah file WordPress dan database sudah disiapkan, buka domain website melalui browser.
Jika konfigurasi sudah benar, akan muncul halaman instalasi WordPress.
10. Mengisi informasi website
Isi informasi yang diperlukan, seperti:
- Judul website
- Username admin
- Password
Kemudian lanjutkan proses instalasi.
11. Login ke WordPress
Setelah instalasi selesai, login menggunakan akun administrator yang telah dibuat.
Kemudian akan masuk ke Dashboard WordPress.
E. Membuat Website Portfolio
12. Memilih tema
Buka bagian Appearance/Tampilan → Themes/Tema.
Pilih tema yang sesuai untuk website portfolio.
13. Mengatur tampilan website
Sesuaikan tampilan website, misalnya:
- warna
- font
- gambar
- header
- logo
14. Membuat halaman portfolio
Buat halaman yang diperlukan, misalnya:
Home
Berisi perkenalan singkat.
About Me
Berisi informasi tentang diri sendiri.
Portfolio/Projects
Berisi karya atau proyek yang pernah dibuat.
Contact
Berisi informasi kontak.
15. Membuat menu navigasi
Tambahkan halaman yang sudah dibuat ke menu navigasi agar pengunjung dapat berpindah halaman dengan mudah.
Contohnya:
Home | About Me | Portfolio | Contact
16. Memasukkan isi portfolio
Masukkan teks, foto, gambar karya, dan informasi lain yang ingin ditampilkan pada website.
17. Melihat hasil website
Setelah semua selesai, gunakan Preview/View Site untuk memeriksa tampilan website.
Pastikan:
- tulisan sudah benar
- gambar muncul
- menu berfungsi
- semua halaman dapat dibuka
🎉 18. Website Portfolio Selesai
Setelah seluruh pengaturan selesai, website portfolio dapat diakses melalui domain yang telah dibuat.
Hasil akhir: website portfolio yang berisi halaman Home, About Me, Portfolio/Projects, dan Contact.
